This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 31 Oktober 2011

Tips Sukses Bisnis Pemula

Tips Sukses Berbisnis Bagi Pemula ini jika dilakukan secara benar bisa membuat Anda sukses kurang dari 2 tahun
Dalam proses berbisnis Anda harus mau mencari tips-tips sukses berbisnis bagi pemula dengan cara benar.
Tips sukses berbisnis bagi pemula bisa Anda dapatkan ketika Anda berteman dengan mereka yang sudah sukses berbisnis di bidang bisnis yang Anda ingin masuki.
Mintalah tips sukses berbisnis dari mereka, dan dapatkan ide-ide bisnis mereka untuk Anda kembangkan dengan gaya Anda sendiri. Tips sukses berbisnis ini bisa dengan mudah Anda lalui jika Anda mau melakukan tips-tips bisnis yang sudah Anda tahu terlebih dahulu.

Lakukan tips bisnis tersebut, dalam prosesnya Anda akan menemukan ide-ide bisnis lainnya. Bisnis Anda berkembang dan Anda pun memiliki banyak ide bisnis dan tips-tips sukses berbisnis yang sudah Anda kembangkan sesuai dengan gaya Anda.
Tips sukses berbisnis bagi pemula adalah fondasi yang bisa Anda lakukan di setiap waktu, setiap saat dan apapaun kondisi bisnisnya.
Semua bisa Anda dapatkan dari orang-orang yang sudah sukses di bisnis yang ingin Anda tekuni.


Mencari pekerjaan sulit di zaman ini. Jumlah angkatan kerja tidak sesuai dengan ketersediaan formasi pekerjaan. Angka pengangguran meningkat setiap tahun. Data tentang pengangguran terbuka dari tahun 1996 ke 2000 meningkat, yaitu sebesar 4,228,115 orang (4,9%) tahun 1996 menjadi 5,965,795 orang (6,1%) pada tahun 2000. (Pengukuran pengangguran terbuka dalam sakernas, laporan # 35 paper statistik # 7, uzair suhaimi, yahya jammal, 2001)

Usaha sektor non formal menjadi pilihan mereka yang tidak mendapatkan pekerjaan. Ironinya, kesempatan mendirikian usaha kecil tidak menarik bagi mereka yang memiliki latar belakang pendidikan relatif tinggi.

Kompetensi Saja Sudah Cukup?

Idealnya lulusan perguruan tinggi memiliki kemampuan melakukan analitis, yaitu merubah persoalan yang rumit menjadi sederhana. Kemampuan analitis dapat digunakan untuk mengungkapkan kemungkinan resiko dan peluang pendirian sebuah usaha.

Sayangnya kebanyakan lulusan perguruan tinggi lebih menonjolkan aspek munculnya dampak negatif daripada peluang bisnis itu sendiri. Sehingga mereka tidak memiliki keberanian untuk memulai usaha.

Bagaimana mungkin cukup bagi penyelenggara program studi hanya dengan mengandalkan mata kuliah kewirausahaan (2 sks) untuk dapat menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi teknologi dan spirit kewirausahaan (technopreneurship). Apalagi sistem perkuliahaan kewirausahaan lebih banyak di ruang kelas.

Modal Usaha sebagai Penghambat?

Selanjutnya aspek permodalan adalah salah satu faktor penghambat lahirnya wirausahawan muda. Modal dianggap segala-galanya. Perhitungan investasi, operasional, dan tingkat pengembalian modal menjadi begitu rumit dan menakutkan. Sehingga mereka lebih memilih sebagai sosok pencari kerja daripada membuka usaha dan lapangan kerja.

Modal usaha penting tetapi bukan dijadikan alasan untuk tidak memulai usaha. Modal merupakan sumberdaya kekayaan perusahaan. Pemodal berarti pemilik modal. Sedangkan Modal tidak selalu dalam wujud uang. Sehingga Pemodal adalah pemilik sumberdaya yang bukan selalu uang.

Keberanian = Faktor Kunci

Jadi bagi seseorang yang tak memiliki uang terbuka peluang untuk menjadi pemilik usaha “bussines owner”. Pernyataan banyak orang bahwa modal non uang adalah modal dengkul. Dengan bermodalkan dengkul kaki sendiri, seseorang dapat menahan beban dan berjalan serta beraktivitas usaha. Artinya tanpa diawali modal uang sebuah usaha dapat berdiri dan berjalan serta tumbuh dan berkembang membawa harapan pemiliknya.

Kalau seseorang tidak memiliki dengkul sendiri, gunakan dengkul orang lain. Orang lain tidak akan pernah marah sepanjang ada konpensasi yang menarik dan fleksibel. Membangun kemitraan permodalan merupakan kombinasi yang rasional dan menjadi kekuatan lebih besar daripada modal dengan dengkul sendiri.

Keberanian mengambil resiko adalah syarat utama untuk menjadi pebisnis. Keberanian memulai usaha dengan modal dengkul menandakan kapasitas, kekuatan dan daya saing pebisnis itu sendiri. Semua orang memiliki potensi menjadi pebisnis modal dengkul. Perbedaan menyolok satu dengan yang lain adalah keberanian bertindak.

Sikap berani bertindak mampu mengeliminir hambatan terbesar merintis bisnis, yaitu permodalan. Hambatan ketidaktersediaan modal hendaknya jangan dijadikan alasan untuk tidak memulai, tetapi sebaiknya memicu lahirnya kreatifitas dan gagasan yang gemilang.

Setiap gagasan atau ide yang lahir dari rahim seorang tak ber-uang memiliki daya tahan untuk bertahan dan berpotensi tumbuh berkembang. Beranikah anda menjadi Pebisnis modal dengkul?

Tisp Meredam Keluarnya ASI Yang Berlebihan

Bagi seoarang ibu yang sedang hamil, asupan makanan dan perawatan payudara sangatlah penting agar dapat menghasilkan air susu yang baik dan banyak. Dan hasil produksi ASI dari ibu hamil tidak semuanya sama, ada yang sedikit, ada yang sedang dan ada yang berlimpah.

Bagi anda yang mempunyai produksi ASI yang terlalu melimpah biasanya payudara akan terasa sakit, anda bisa menguranginya dengan beberapa cara sebagai berikut :

1. Ambil asam jawa dan remas remas dengan sedikit air dan sedikit garam lalu diolesi di payudara. Ganti olesan 2-3 kali sehari sampai payudara tidak sakit lagi.

2. Ambil beberapa lembar daun sirih dan remas remas hingga retak retak, lalu panaskan remasan sirih diatas api sambil oleskan bagian atas remasan dengan minyak goreng. Jika sudah hangat tempelkan pada semua permukaan payudara kecuali puting

Anda bisa mencoba salah satu cara diatas dan mudah mudahan ASI anda bisa sedikit berkurang juga rasa sakit pada payudara bisa hilang.

Tips Sukses Ala Mario Teguh

Anda pasti kenal dengan Mario Teguh sang Inspirator yang wajahnya sering menghiasi salah satu TV swasta di Jakarta, dan juga seorang bergerak di bidang Bussiness Efectiveness Consultant. Selain wajahnya yang teduh sekaligus pembawaannya dalam menyampaikan yang khas. Tentu yang takkan pernah terlupakan adalah tips dan motivasinya. Berikut ini adalah Tips Motivasi dari Mario Teguh mudah-mudahan menjadi pemompa semangat bagi kita yang ingin maju.
Jika anda sedang benar, jangan terlalu berani dan
bila anda sedang takut, jangan terlalu takut.
Karena keseimbangan sikap adalah penentu
ketepatan perjalanan kesuksesan anda

Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita
adalah untuk mencoba, karena didalam mencoba
itulah kita menemukan dan belajar membangun
kesempatan untuk berhasil

Anda hanya dekat dengan mereka yang anda
sukai. Dan seringkali anda menghindari orang
yang tidak tidak anda sukai, padahal dari dialah
Anda akan mengenal sudut pandang yang baru

Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi
pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terus
belajar, akan menjadi pemilik masa depan

Tinggalkanlah kesenangan yang menghalangi
pencapaian kecemerlangan hidup yang di
idamkan. Dan berhati-hatilah, karena beberapa
kesenangan adalah cara gembira menuju
kegagalan

Jangan menolak perubahan hanya karena anda
takut kehilangan yang telah dimiliki, karena
dengannya anda merendahkan nilai yang bisa
anda capai melalui perubahan itu

Anda tidak akan berhasil menjadi pribadi baru bila
anda berkeras untuk mempertahankan cara-cara
lama anda. Anda akan disebut baru, hanya bila
cara-cara anda baru

Ketepatan sikap adalah dasar semua ketepatan.
Tidak ada penghalang keberhasilan bila sikap
anda tepat, dan tidak ada yang bisa menolong
bila sikap anda salah

Orang lanjut usia yang berorientasi pada
kesempatan adalah orang muda yang tidak
pernah menua ; tetapi pemuda yang berorientasi
pada keamanan, telah menua sejak muda

Hanya orang takut yang bisa berani, karena
keberanian adalah melakukan sesuatu yang
ditakutinya. Maka, bila merasa takut, anda akan
punya kesempatan untuk bersikap berani

Kekuatan terbesar yang mampu mengalahkan
stress adalah kemampuan memilih pikiran yang
tepat. Anda akan menjadi lebih damai bila yang
anda pikirkan adalah jalan keluar masalah.

Jangan pernah merobohkan pagar tanpa mengetahui
mengapa didirikan. Jangan pernah mengabaikan
tuntunan kebaikan tanpa mengetahui keburukan
yang kemudian anda dapat

Seseorang yang menolak memperbarui cara-cara
kerjanya yang tidak lagi menghasilkan, berlaku
seperti orang yang terus memeras jerami untuk
mendapatkan santan

Bila anda belum menemkan pekerjaan yang sesuai
dengan bakat anda, bakatilah apapun pekerjaan
anda sekarang. Anda akan tampil secemerlang
yang berbakat

Kita lebih menghormati orang miskin yang berani
daripada orang kaya yang penakut. Karena
sebetulnya telah jelas perbedaan kualitas masa
depan yang akan mereka capai

Jika kita hanya mengerjakan yang sudah kita
ketahui, kapankah kita akan mendapat
pengetahuan yang baru ? Melakukan yang belum
kita ketahui adalah pintu menuju pengetahuan

Jangan hanya menghindari yang tidak mungkin.
Dengan mencoba sesuatu yang tidak
mungkin,anda akan bisa mencapai yang terbaik
dari yang mungkin anda capai.

Salah satu pengkerdilan terkejam dalam hidup
adalah membiarkan pikiran yang cemerlang
menjadi budak bagi tubuh yang malas, yang
mendahulukan istirahat sebelum lelah.

Bila anda mencari uang, anda akan dipaksa
mengupayakan pelayanan yang terbaik.
Tetapi jika anda mengutamakan pelayanan yang
baik, maka andalah yang akan dicari uang

Waktu ,mengubah semua hal, kecuali kita. Kita
mungkin menua dengan berjalanannya waktu,
tetapi belum tentu membijak. Kita-lah yang harus
mengubah diri kita sendiri

Semua waktu adalah waktu yang tepat untuk
melakukan sesuatu yang baik. Jangan menjadi
orang tua yang masih melakukan sesuatu yang
seharusnya dilakukan saat muda.

Tidak ada harga atas waktu, tapi waktu sangat
berharga. Memilik waktu tidak menjadikan kita
kaya, tetapi menggunakannya dengan baik
adalah sumber dari semua kekayaan

Minggu, 30 Oktober 2011

Proteck Gmail, Facebook dan Text pesan dengan Encrypt

Email, tidak sepenuhnya pribadi. Server menyimpan email tanpa batas, dan account ini adalah beberapa yang paling mudah untuk di hack. Pesan yang dikirim melalui Facebook tampaknya lebih rentan daripada email. Tetapi untuk hal ini anda bisa melakukan Encrypt Gmail, Facebook dan Text pesan.

Encipher.it dapat Encrypt Gmail, Facebook dan Text pesan, asalkan penerima memiliki password yang dibutuhkan untuk mendekripsi itu. Encipher.it dirancang untuk bekerja dari bookmark. Jika anda menggunakan Firefox atau Chrome, anda cukup drag dlm kode biru link ke panel bookmark anda. Jika anda menggunakan Internet Explorer, klik kanan link dan menambahkannya ke favorit anda.
image thumb182 Encrypt Gmail, Facebook dan Text pesanSelanjutnya Pergi ke situs dari mana anda ingin mengirim pesan terenkripsi. Gmail, Facebook dan bahkan Hotmail akan bekerja dengan Encipher.it. Ketik pesan anda, lalu klik link bookmark yang baru saja dibuat.
step2 Encrypt Gmail, Facebook dan Text pesanEncipher.it kemudian akan meminta anda untuk membuat kunci enkripsi. Masukkan sandi. Penerima pesan anda juga akan membutuhkan password ini untuk melihat pesan yang terenkripsi. Setelah anda membuat password pesan email atau text pesan secara otomatis pesan akan berubah menjadi sebuah kata yang acak dan untuk ini pesan siap untuk dikirim.
image thumb185 Encrypt Gmail, Facebook dan Text pesanPenerima kemudian harus mengunjungi encipher.it dan menginstal alat penunjuk, atau paste pesan tersebut ke dalam kotak teks di bagian bawah situs encipher.it. Dan penerima harus memiliki kunci enkripsi pesan untuk menguraikan isi pesan dari sang pengirim.
image thumb186 Encrypt Gmail, Facebook dan Text pesanEnkripsi hanya menyediakan lapisan tambahan perlindungan dan tidak sepenuhnya menjamin kerahasiaan tetapi setidaknya ini akan membantu anda untuk penggunaan email yang dirasa rahasia atau penting anda bisa gunakan untuk Encrypt Gmail, Facebook dan Text pesan.
Untuk mencoba anda bisa langsung kunjungi situs berikut ini.https://encipher.it/

Forget Your Facebook Password? Your “Trusted Friends” Could Help

Facebook is releasing a new method for accessing your account when you lose your password: a little help from "trusted friends."

The social network says it is testing a new tool in the coming weeks that will let you designate three to five friends you trust. If you forget your password or can't access your email, Facebook will send your friends a code that they can pass along to you.

[More from Mashable: Facebook Goes Polar With Data Center Near the Arctic Circle]

We've probably all been there: You forget your password and have to go through the "Forget your password?" process of waiting for a new one to arrive by email. Or, if we use Facebook's comparison, you lock yourself out of your house -- and now can go to a friend who has a spare key. Your spare key for Facebook is the code.

The new system doesn't actually seem much more efficient than the usual route if you've simply forgotten your password, but if for instance your account has been hacked and you've been locked out of your email, this is a new solution. It adds a new layer of security (the feature was announced for National Cybersecurity Awareness Month) too, since your friends can verify your identity more easily than any automated email.

[More from Mashable: Oakland Mayor Takes Heat on Facebook After Police Fire Tear Gas at OWS Protesters]

Security firm Sophos points out, though, that a hacker could also remove or change your trusted friends settings and render the feature useless.

To set up "trusted friends," go to your Security Settings Page (Account > Account Settings > Security), and click on the Trusted Friends section. From there, you can scroll through your friends and choose up to five. (You may not have access to this just yet -- this section doesn't appear in my settings.)

Hacking the Google TV Box Without Rooting It

1: Installing Honeycomb

I've long held the opinion that the most effective way to get Internet-based content onto a TV is to simply hook a laptop up to the flat screen with an HDMI cable. The laptop acts as an oversized remote control. You get a full Flash-based Web browser, hard drive and keyboard on your TV.

It's not the lean-back user interface that you get with a cable or satellite subscription, but you do get a la carte programming through Web-browser streaming services like YouTube, Hulu, Netflix (Nasdaq: NFLX) and others.

"Set-top" products are out there that let you replicate the cable-like lean-back experience with Internet-based streaming services. They include the US$59 Roku and D-Link's Boxee, among others.

However, none of them allow you to view the ad-supported Hulu service -- they force you into a $7.99 a month Hulu "Plus" service, and none of them provide a solution that lets you watch a Slingbox. Slingbox is the place-shifting streaming device that lets you privately "sling" a stream via the Internet from one TV source to another location.

This looked like it might be changing. Along came Google a year ago with a "set-top" product based on Android, called "Google TV," that appeared to address at least one of those issues, in that it featured a Chrome browser. Hulu is viewable through Chrome.

Did this not mean that for a few hundred dollars I could tuck away a box in my TV cabinet that would allow me to get my laptop back? Well, the answer to this question was "No," because Hulu promptly blocked Google's product from accessing its streams, along with CBS and others.

Price Cut

I forgot about my quest and Google TV over the year -- resigned to my laptop being forever tethered to the TV -- until two things caught my eye. First, Logitech, a maker of Google's device, slashed prices from $249 to $99; secondly, rumors began that the original semi-failed and poorly reviewed software would soon be upgraded to Honeycomb (Android 3.1 -- the flagship Android OS.)

This meant that a possible solution for my laptop claw-back could be affordable, and if it was anything like Honeycomb on a tablet, could be infinitely customizable -- just like a PC is.
The Hackers

I started to investigate and discovered a band of developers inhabiting a forum and wiki called "GTVHacker." This band of modders had successfully rooted the Logitech box, allowing complete control over apps installed, and later had stumbled across a leaked, early version of the continually delayed Honeycomb upgrade and had unofficially gotten it to work on the box. Honeycomb on your TV? Was a TV not a giant tablet waiting to happen?

I chose the leaked Honeycomb-update route for my endeavor, rather than the root. The root uses pre-Froyo Android 2.1 and requires some soldering on a virgin box -- a box that's never been updated. Although I bought a virgin Logitech Revue Google TV box, my last soldering project -- on a smartphone GPS chip -- caused the device to perpetually overheat. I decided to play relatively safe with my now further discounted $89 box.

Logitech Revue With Google TV
Logitech Revue With Google TV

The first thing I did after unboxing was hook the thing up to my TV to check out the original software. Netflix reportedly worked well, although I didn't try it, and You Tube functioned well. The CBS owned Clicker app would not let me watch CBS's latest "Person of Interest." As I knew, Hulu did not work.

After about five minutes of fumbling with this disappointing experience, I Fat32 formatted a USB drive and loaded it with the leaked, long-windedly named update file. As advised, I renamed the file "update.zip."
The Upgrade

Following GTVHacker's instructions, along with scary disclaimers about bricking the box, no way to go back and so on, I booted the Logitech Revue with the USB stick attached. Waited two seconds and pressed the button labeled "Connect." I let the box boot to the logo, automatically boot again and get back to the logo, at which point, advised by the hackers, I released the "Connect" button. An arrow and a "barbershop scroll" appeared.

Continuing my potential destruction of a Benji's worth of gear, I pressed the "FN" key and the left arrow button and the recovery menu appeared. I chose "Apply update from sdcard:/update.zip" with the "Enter" button on the keyboard. The "OK" button between all the arrows did not work. The box went through various boots and flashings until a new, revised logo came up, at which point I knew I had a successful update. My TV was now a large tablet -- I hoped.

Stay tuned: The next phase of my plan was going to be figuring out just how to get apps and content onto the Logitech Revue Google TV box. The leaked Honeycomb 3.1 operating system was now, for all intents and purposes driving a giant Honeycomb tablet

Google and Starts Breathing Down LinkedIn's Neck

With upgrades that cater to business and professional users, Google+ may be causing some raw nerves at LinkedIn. "The professional functionality of G+ combined with search and the new features being added could allow it to surpass LinkedIn as a professional social networking platform and tool in the future," said William J. Ward, social media professor at Syracuse University.

Google (Nasdaq: GOOG) has made a slew of updates to its Google+ social network. It has added new features, provided integration with Google Apps, and made the network available to businesses, universities, and schools that use Google Apps.

The point behind the upgrades is to continue to drive traffic to the fledgling network and fight the feature wars with other social networks, said Gabe Donnini, lead analyst at Chitika.

"By integrating its popular services into Google+, Google hopes to see its users increase," Donnini told TechNewsWorld. "It also realizes it has to keep on matching what Twitter and Facebook and LinkedIn offer their users -- although in just one network."

Google was unable to respond to TechNewsWorld's request to comment for this story.


New Features

Among the new features is "What's Hot," which shows trending topics on the site and lets users add a particular poster to their Circles from that list.

View Ripples, an experimental feature, lets users see how popular their posts are. It also provides a visualization tool to gauge the activity of other posts. Users can replay activity, zoom in on particular events, and identify top contributors, among other things.

Google+ is also adding Creative Kit, a simplified photo-editing tool, to its menu of options. To promote its use, Google is offering Halloween-oriented special effects and inviting users to submit their creations for a contest. Google will choose the winner on Nov. 3.
Integrating Google Apps

The biggest boost to the Google+ user base will likely come from its integration of Google Apps and the link it is providing businesses and universities. The integration means that users can not only share items within a circle or publicly, but also with everyone in an organization.

Google is getting ready to roll out a tool that will allow existing users to migrate their Google+ profiles to a Google Apps account.

"With this tool, you won't have to rebuild your circles, and people who've already added you to their circles will automatically be connected to your new profile," Google Product Manager Ronald Ho said in a blog post.
Not So Casual

Bringing Google Apps into the mix lends a certain gravitas to Google+ that Facebook doesn't have, William J. Ward, social media professor at Syracuse University, told TechNewsWorld.

"The new features and functionality of Google+ and the accessibility of apps is distinguishing G+ as a social enterprise and professional tool compared to Facebook, which is still seen as a casual social tool," he said.

Then there are the tools themselves, which work well in a corporate environment. "G+ Circles, Hangouts, Hashtags and Google Docs is a powerful combination for organizing information and teams for collaboration, communication and curation," Ward said.

"The privacy policy and settings of G+ also allow you to create private conversations in your social streams more easily than Facebook," he pointed out.

Facebook has a legacy and reputation problem, Ward continued. At the same time, the networking capabilities of LinkedIn are limited in their use, at least compared with what Google is building with Google+.

"The professional functionality of G+ combined with search and the new features being added could allow it to surpass LinkedIn as a professional social networking platform and tool in the future," Ward said.
Security Issues?

It seems as though some of Facebook's legacy issues are rubbing off on Google+, however, with the end result being that large business buyers don't necessarily trust Google's security, suggested Rob Enderle of the Enderle Group.

Those concerns are deep enough that the enhancements to Google+ could prove to be a wash, in his view.

"Businesses are particularly concerned that Google apps have become corrupted by malware," Enderle told TechNewsWorld.

"They are concerned about Facebook, and most are discussing launching private social networks that are secure but are concerned whether employees will use them," he said. "In the interim, unless Google can address the security concerns more aggressively, it is unlikely they will be successful in business to a large degree with Google +."

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More